Memuat postingan…
17. Faedah-Faedah Manhaj: Beragam faedah manhaj dari para ulama besar.
Serangkaian faedah manhaj dari Syaikh Rabi' bin Hadi, Syaikh Ahmad an-Najmi, Syaikh Ubaid al-Jabiri, dan Syaikh Zaid al-Madkhali (rahimahumullah) tentang kejujuran ilmiah, senantiasa mencari dalil dan kebenaran, menjauhi fanatisme, menerima berita dari orang-orang tepercaya, tidak membatasi urusan dakwah pada satu atau dua syaikh, serta cara bersikap terhadap Ahlus Sunnah dan ahli bid'ah.
Kami memuji dan bersyukur kepada Allah (azza wa jalla) yang telah menganugerahkan kepada kami ulama sekelas Syaikh Rabi' bin Hadi, Syaikh Ahmad an-Najmi, Syaikh Ubaid al-Jabiri, Syaikh Zaid al-Madkhali (rahimahumullah), dan selain mereka. Semuanya telah menulis karya-karya besar tentang manhaj, dan memiliki ucapan serta penjelasan penting yang ringkas dan sarat dengan kaidah-kaidah pokok. Dengan sumbangsih yang penting ini, mereka memberikan kepada Ahlus Sunnah tolok ukur yang kokoh untuk menilai ucapan dan perbuatan orang-orang yang mengaku bernisbat kepada manhaj Salafi. Ilmu para ulama ini tidak mati dengan wafatnya mereka, tetapi tetap tinggal untuk umat, dan memberinya rambu-rambu kebenaran di sepanjang jalan bagi setiap orang yang datang sesudah mereka.
Sumber
Beragam Faedah Manhaj dari al-‘Allamah Syaikh Ahmad an-Najmi
Beragam Faedah Manhaj dari al-‘Allamah Syaikh Ubaid al-Jabiri
Beragam Faedah Manhaj dari al-‘Allamah Syaikh Zaid al-Madkhali
[Pembacaan Metodis atas Beberapa Ucapan Pilihan Guru Kami, Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali (rahimahullah)]
Syaikh Abu al-Abbas Bilāl ibn ʿAbd al-Ghanī al-Sālimī
Episode Pertama: “Diam terus-menerus dan bersikap netral terus-menerus adalah pengkhianatan terhadap kebenaran”
Episode Kedua:
Tinggalkan Fanatisme yang Ceroboh: “Bagaimana Engkau Bisa Meninggalkanku?! Engkau meragukanku!”
Episode Ketiga:
“Tidak boleh dikatakan: ‘Orang ini Salafi dalam akidah, tetapi haraki dalam manhaj.’”
Episode Keempat: “Bersama koalisi, bersama Arab Saudi”
Faedah-Faedah Manhaj Pilihan
Syaikh Abu Abdirrahman Fu'ad bin Musa at-Tunisi
Episode Pertama:
Kewajiban Sering Berdiskusi dengan Pengikut Sunnah yang Keliru serta Menjelaskan Letak Kesalahan dan Kesalahpahamannya
Demi membebaskan manhaj dan Sunnah dari dampak dan akibat kesalahannya
Episode Kedua:
Jika Kita Tidak Menjelaskan Bantahan terhadap Mereka dengan Tegas, Hal Itu Akan Dianggap Benar dari Mereka, Sehingga Sesuatu yang Bukan dari Agama Dinisbatkan kepada Agama
Episode Ketiga:
Saat Menyampaikan Dalil, Tinggalkan Penyebutan Nama-Nama Orang
Episode Keempat:
Karena Itulah Allah Mengangkat Derajat Mereka dan Membuat Sebutan Mereka Abadi
Mereka merasa cemburu bahkan terhadap bau tunggangan beliau ﷺ, lalu bagaimana dengan para pengikut beliau di zaman ini?!
Episode Kelima:
Termasuk Jalan Ahlus Sunnah pada Masa Fitnah:
Perlunya Mengambil Sikap Tegas dan Teguh
Episode Keenam:
Engkau Bergaul dengan Orang yang Membuatmu Takut hingga Engkau Memperoleh Rasa Aman Lebih Baik daripada Bergaul dengan Orang yang Membuatmu Merasa Aman hingga Engkau Dikuasai Rasa Takut
Episode Ketujuh:
Ketika Fitnah Terjadi, Ia Dihadapi dengan Dalil dan Bukti
Agar Tuduhan-Tuduhan Tertolak dan Jalan Menjadi Jelas
Episode Kedelapan:
Kalimat Kebenaran dan Ucapan yang Benar Akan Mendapat Pertolongan
Pasti Ada Pengaruhnya, Meskipun Ditolak
Maka Murnikanlah Niatmu dan Mohonlah Keikhlasan kepada Allah
Episode Kesembilan:
Belajarlah dengan Pemahaman, Bukan dengan Taklid Buta, dan Penjelasan Terperinci adalah Senjata Ahlus Sunnah dan Kebenaran
Episode Kesepuluh:
Bolehnya Amar Ma'ruf Nahi Mungkar terhadap Orang yang Menyelisihi Prinsip-Prinsip al-Qur'an dan Sunnah
Dengan Ucapan yang Lembut atau Keras, dengan Memperhatikan Akibat dan Dampaknya
Episode Kesebelas:
Terjatuhnya Mereka ke dalam Kesalahan Padahal Mereka Orang-Orang Saleh Mengharuskan Kita Memaafkan Mereka, Bukan Mengikuti Mereka
Episode Kedua Belas:
Janganlah Seorang pun di Antara Kalian Menjadikan Seseorang sebagai Tolok Ukur dalam Mengikuti Agamanya
Siapa yang Hendak Meneladani, Hendaklah Meneladani Orang-Orang yang Telah Wafat

Bantahan Syaikh Rabi' terhadap Gembong Haddadiyyah Abdul Latif Basymil

Bantahan-Bantahan Syaikh Rabi' terhadap Falih al-Harbi
Mengapa Syaikh Zaid al-Madkhali Mendorong Para Pemuda Menuntut Ilmu di Puncak Gejolak Manhaj?
Bagaimana Landasan Manhaj yang Kokoh Meneguhkan Seseorang di Tengah Ujian, dan Mengapa Para Pemuda Diseru Menuntut Ilmu di Zaman Keterasingan
Ditulis oleh:
Syaikh Fawwaz bin Ali al-Madkhali
Diam terhadap Perkara-Perkara yang Bermasalah Bukanlah Jalan Ahli Ilmu
Al-‘Allamah Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di (rahimahullah)
Tazkiyah Bukanlah Kemaksuman: Jarh yang Jelas Lebih Didahulukan daripada Tazkiyah
Komentar atas Faedah Manhaj dari Imam Rabi' bin Hadi al-Madkhali
Syaikh Nizar bin Hasyim al-Abbas
Quthbiyyah Adalah Fitnah, Maka Kenalilah (1994)
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Madarik an-Nazhar fi as-Siyasah (1995)
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Ibnu Utsaimin: Dahulu Ketika Masih Penuntut Ilmu, Kami Meremehkan Perkara Kepemimpinan dan Pemerintahan
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh al-Albani: Teruslah Berdakwah dan Jangan Biarkan Politik Menyibukkan Kalian
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Muqbil bin Hadi: Politik yang Disyariatkan Adalah Bagian dari Agama dan Tidak Dapat Dipisahkan Darinya
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Para Ulama Rabbani dan Kepedulian Mereka terhadap Dakwah dan Para Pemuda
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Syaikh Shalih Alu asy-Syaikh tentang Klaim Kaum Haraki dan Hizbi bahwa Para Ulama Paling Sedikit Pengaruh dan Perannya dalam Peristiwa dan Fitnah
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Pola Fitnah yang Berulang dan Hikmah Para Ulama Senior Ahlus Sunnah
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Syaikh Ali al-Hudzaifi tentang Berbagai Fitnah yang Ditangani oleh Para Ulama Senior
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Rabi' bin Hadi: Semua Ahli Bid'ah Cenderung kepada Pemberontakan (Khuruj)
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Perbaiki Akidahmu Sendiri sebelum Mengkritik Akidah Orang Lain
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Semua orang bisa menyeru kepada persatuan dan persaudaraan, tetapi yang berdiri membela kebenaran dan melawan kezaliman sangat sedikit
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Tentang Orang-Orang yang Mengingkari Berita dan Kesaksian Orang-Orang Tepercaya mengenai Arafat al-Muhammadi
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Baca jawaban lengkapnya:
Pertanyaan aslinya:
Tentang Kewajiban Seorang Alim untuk Berbicara Ketika Dibutuhkan dan Akibat Kelalaian dalam Kewajiban Ilmiah
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Syaikh Rabi' bin Hadi (رحمه الله) tentang Menjawab Seruan untuk Menegakkan Kebenaran, Menegakkan Keadilan, dan Memadamkan Fitnah
Diterjemahkan oleh Syaikh Abu Iyaad
Ikuti saluran Abu Iyaad SP di WhatsApp:
Syaikh Ali al-Hudzaifi: Wahai Dr. Arafat al-Muhammadi, Wahai Orang yang Bersembunyi di Balik Nama Samaran.
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Syaikh al-Albani (رحمه الله): Tentang Masalah Apakah Diam atau Membantah Orang Zalim
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Unduh langsung (PDF, 6 halaman):
Penjelasan Penting tentang Perkara-Perkara yang Diserahkan kepada Para Ulama dan Prinsip-Prinsip Kokoh (Uṣūl) yang Wajib Dijelaskan dan Dibela
Syaikh Nizar bin Hasyim al-Abbas
Syaikh al-Albānī: Tentang Wajibnya Membantah Para Pelanggar Batas dan Pendusta, Meminta Pertanggungjawaban Mereka, dan Tidak Membiarkan Mereka
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Ṣāliḥ al-Fawzān: Memerangi Khawarij dan Pemberontak Itu Disyariatkan dan Bukan ‘Fitnah’
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Ibn ʿUthaymīn: Wajibnya Membantu Penguasa dalam Memerangi Khawarij dan Pemberontak
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Syaikh Ubaid al-Jabiri: Nasihat kepada Penduduk Yaman tentang Khawarij dan Para Pemberontak serta Wajibnya Membela Penguasa Melawan Mereka
Syaikh Abu Iyadh Amjad Rafiq
Rangkaian Faedah (Manhaj) Karya atau Pilihan Syaikh Ali al-Hudzaifi
1. Pendekatan Syaikh Rabi' terhadap Syubhat, Debat Tanpa Akhir, dan Para Hizbi Anonim
2. Pembelaan Syaikh Rabi' terhadap Syaikh al-Albani dan Manhaj Salafi
3. Manhaj Ahlus Sunnah dalam Memperingatkan dari Individu dan Menjelaskan Penyimpangan dengan Dalil
4. Syaikh Ṣāliḥ al-Fawzān tentang Dua Jenis Bantahan: yang Bermanfaat dan yang Berbahaya
5. Syaikh Ṣāliḥ al-Fawzān tentang Nasib Kelompok yang Melampaui Batas dan Kelompok yang Adil
6. Syaikh Ubaid al-Jabiri tentang Tidak Membatasi Salafiyyah pada Individu-Individu Tertentu
7. Syaikh Muqbil bin Hadi tentang Kesabaran dan Keteguhan Ahlus Sunnah
8. Syaikh Abdus Salam Burjis tentang Orang-Orang yang Mengaku Mengikuti Sunnah secara Lahiriah untuk Memecah Belah Ahlus Sunnah
9. Serangan Kaum Quthbiyyun terhadap Para Ulama dan Ketakutan Mereka terhadap Kritik Ahlus Sunnah
10. Syaikh Rabi' tentang Serangan Kaum Quthbiyyun dan Haddadiyyah terhadap Ahlus Sunnah
11. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Bahaya yang Ditimbulkan Sayyid Quthb terhadap Islam
12. Lima Jenis Manusia yang Jatuh ke dalam Fitnah dan Ujian serta Bahayanya bagi Dakwah (Terjemahan)
13. Syaikh Rabi' tentang Kaidah Keliru bahwa Hanya Ulama yang Boleh Membantah Ulama
14. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Meninggalkan Taklid Buta dan Fanatisme demi Kebenaran
15. Fitnah Abul Hasan: Bahaya Fanatisme dan Berlebihan dalam Tazkiyah Para Ulama
16. Tiga Jenis Manusia yang Mengobarkan Fitnah dan Dua Jenis yang Melalui Mereka Allah Mengakhirinya
17. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Apakah Setiap Bantahan Harus Berasal dari Ulama yang Kokoh Ilmunya
18. Diam Tidak Selalu Selamat: Kewajiban Menjelaskan Kebenaran dan Tidak Diam terhadap Kebatilan
19. Syaikh Ahmad an-Najmi tentang Tanda-Tanda Hizbiyyah dan Kewajiban Menjauhi Para Pengikutnya
20. Syaikh Ahmad an-Najmi tentang Menghindari Perdebatan Berlebihan dan Mengutamakan Ilmu yang Bermanfaat
21. Syaikh Ahmad an-Najmi tentang Siapa yang Bertanggung Jawab atas Perpecahan Ahlus Sunnah dan Timbulnya Perselisihan
22. Syaikh Ṣāliḥ al-Fawzān tentang Menyerahkan Fitnah dan Ujian kepada Para Ulama yang Berilmu dan Berbashirah
23. Syaikh Muqbil bin Hadi tentang Menolak Kritik terhadap Ulama Besar oleh Orang-Orang yang Telah Jatuh Kredibilitasnya
24. Melawan Dalil-Dalil yang Jelas dengan Kesaksian Orang Awam yang Fanatik dan Penuntut Ilmu yang Belum Berpengalaman
25. Tanda-Tanda Fanatisme: Mengabaikan Kesalahan Besar sambil Terus-Menerus Menyerang Seorang Tokoh yang Terhormat
Rangkaian Faedah (Manhaj) Karya atau Pilihan Syaikh Dr. Abdullah Khairi
1. Shaykh Muqbil al-Wādiʿī: The realities will be exposed, and the confusion will disappear, no matter how hard the impostors try to obscure the truth.
Selected by Shaykh Dr. Abdullah Khayri
2. Shaykh ʿAbd al-Raḥmān al-Muʿallimī al-Yamānī: The Effect of Enmity on the Acceptance of Testimony
(Refutation of the doubt raised by Aḥmad Bādkhan and others among the tails (followers) of the “New Party,” which is their rejection of the testimonies of the Salafis, claiming that testimony whose origin is enmity is not accepted.)
Selected by Shaykh Dr. Abdullah Khayri
3. Kewajiban Membantu Penguasa dalam Memerangi Para Pemberontak dan Khawarij
[Penjelasan Kebodohan As'ad az-Za'tari terhadap Pokok-Pokok Sunnah dan Penyimpangannya darinya, serta Penjelasan Kewajiban Rakyat Membantu Penguasa dalam Memerangi Para Pemberontak dan Khawarij]
Syaikh Dr. Abdullah Khairi
4. Bantahan Syaikh Rabi' al-Madkhali terhadap Cara Khianat Abul Hasan al-Ma'ribi dalam Memotong Ucapan dan Mencabutnya dari Konteksnya
(Sebagai Tanggapan atas Penyelewengan Ucapan oleh Arafat al-Muhammadi)
Syaikh Dr. Abdullah Khairi
5. Al-'Allamah Abdurrahman al-Mu'allimi: Di Antara Orang yang Menisbatkan Diri kepada Ilmu Ada yang Berat Mengakui Kesalahannya Jika Orang Lain yang Menjelaskannya
Syaikh Dr. Abdullah Khairi
6. Imam Rabi' al-Madkhali: Cara-Cara Keliru dalam Menyikapi Perselisihan yang Mungkin Terjadi di Antara Ahlus Sunnah
Syaikh Dr. Abdullah Khairi
The People of the Sunnah Do Not Revile Their Scholars
Syaikh Ali al-Hudzaifi
Rangkaian Faedah (Manhaj) Tulisan atau Pilihan Syaikh Fawwaz bin Ali al-Madkhali
1. Ibnu Taimiyah tentang Menjadikan Ketakutan terhadap Fitnah sebagai Alasan untuk Meninggalkan Kewajiban
2. Imam al-Ajurri tentang Menjauhi Manhaj Khawarij dan Bersabar terhadap Penguasa
3. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Tanda-Tanda Haddadiyah pada Falih al-Harbi
4. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Menerapkan Ucapan Para Imam Sunnah terhadap Ahlus Sunnah Masa Kini
5. Abul 'Aliyah tentang Larangan Meridai Perbuatan Orang-Orang Zalim
6. Syaikh Muqbil al-Wadi'i tentang Politik sebagai Bagian dari Agama Islam
7. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Menerima Kebenaran dari Mana Pun Datangnya dan Menolak Kebatilan
8. Syaikh Ubaid al-Jabiri tentang Menjadikan Wala' dan Bara' Berporos pada Masyayikh Tertentu
9. Peringatan Syaikh Rabi' al-Madkhali terhadap Pemisahan Yaman Selatan dan Akibat-Akibatnya
10. Firasat Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Bahaya Mengikat Manusia kepada Satu Orang, Bukan kepada Seluruh Ulama
11. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Keberadaan Kaum Munafik dan Zindiq dalam Gerakan-Gerakan Politik
12. Syaikh Muqbil al-Wadi'i tentang Tiga Rukun Hizbiyah
13. Tazkiyah Para Ulama Itu Bersyarat: Syaikh Rabi' al-Madkhali dan Syaikh Ubaid al-Jabiri tentang Penyimpangan Setelah Tazkiyah
14. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Menolak Nasihat, Kesombongan, dan Pentingnya Tawadhu'
15. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Kewajiban Negara Mencegah Tercabik-cabiknya Persatuan Yaman
16. Peringatan al-Ajurri agar Tidak Tertipu oleh Ibadah dan Ilmu Kaum Khawarij
17. Syaikh Zaid al-Madkhali tentang Kejayaan Sementara Kebatilan dan Kemenangan Akhir Orang-Orang Beriman
18. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Bahaya Penuntut Ilmu yang Belum Berpengalaman Menghalangi Manusia dari Para Ulama
19. Syaikh Muhammad Aman al-Jami tentang Menyatukan Para Dai yang Menyeru kepada Allah dan Menjauhi Hizbiyah
20. Syaikh Ahmad an-Najmi tentang Hizbiyah sebagai Bid'ah pada Dirinya Sendiri
21. Nasihat Syaikh Ibnu Utsaimin: Jangan Mengikat Kebenaran dengan Individu
22. Syaikh Rabi' al-Madkhali tentang Membela Saudaramu Ketika Ia Dizalimi karena Agama
23. Syaikh Ubaid al-Jabiri tentang Dua Jenis Pemberontakan terhadap Penguasa
24. Syaikh Zaid al-Madkhali tentang Menolak Vonis Para Ulama terhadap Orang-Orang yang Menyelisihi Manhaj Salaf
25. Syaikh Muqbil al-Wadi'i tentang Persatuan Yaman dan Perpecahan Akibat Politik yang Menyimpang dan Hawa Nafsu
26. Al-Auza'i tentang Pentingnya Kehati-hatian dan Ketelitian dalam Berfatwa
27. Taklid Buta, Keberagamaan Palsu, dan Berpegang pada Dalil
28. Syaikh Zaid al-Madkhali: Sabar terhadap Gangguan dalam Berdakwah kepada Allah



